<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SeBuAh CatAtAn KeCiL..</title>
	<atom:link href="http://noerjaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://noerjaya.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Aug 2011 11:56:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='noerjaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SeBuAh CatAtAn KeCiL..</title>
		<link>http://noerjaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://noerjaya.wordpress.com/osd.xml" title="SeBuAh CatAtAn KeCiL.." />
	<atom:link rel='hub' href='http://noerjaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Pariwisata</title>
		<link>http://noerjaya.wordpress.com/2011/08/25/kebijakan-pemerintah-dalam-bidang-pariwisata/</link>
		<comments>http://noerjaya.wordpress.com/2011/08/25/kebijakan-pemerintah-dalam-bidang-pariwisata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2011 11:53:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerjaya.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mendukung perkembangan pariwisata di Indonesia khusunya di daerah Bali, tentunya peranan pemerintah sangat diperlukan.Peran pemerintah yang sangat penting terutama dalam melindungi wisatawan dan memperkaya atau mempertinggi pengalaman perjalanannya. Peran atau peraturan – peraturan yang penting yang harus dibuat penerintah untuk kepentingan tersebut adalah: Peraturan perlindungan wisatawan terutama bagi biro perjalanan wisata yang mengharuskan wisatawan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerjaya.wordpress.com&amp;blog=3529145&amp;post=159&amp;subd=noerjaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mendukung perkembangan pariwisata di Indonesia khusunya di daerah Bali, tentunya peranan pemerintah sangat diperlukan.Peran pemerintah yang sangat penting terutama dalam melindungi wisatawan dan memperkaya atau mempertinggi pengalaman perjalanannya. Peran atau peraturan – peraturan yang penting yang harus dibuat penerintah untuk kepentingan tersebut adalah:</p>
<p><span id="more-159"></span></p>
<ul>
<li>Peraturan perlindungan wisatawan terutama bagi biro perjalanan wisata yang mengharuskan wisatawan untuk membayar uang muka ( deposit payment ) sebagai jaminan pemesanan jasa seperti akomodasi,tour dan lain –lain</li>
<li>Peraturan keamanan kebakaran yang mencakup pengaturan dengan jumlah minimal lampu yang ada dimasing – masing lantai hotel dan alat pendukung keamanan lainnya</li>
<li>Peraturan keamanan makan dan kesehatan yang mengatur mengenai standar kesehatan makanan yang disuguhkan kepada wisatawan</li>
<li>Peraturan standar kompetensi pekerja – pekerja yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian khusus seperti pilot, sopir dan nahkoda</li>
</ul>
<p>Selain itu, pemerintah juga bertanggung jawab atas pengelolaan sumber daya alam seperti:</p>
<ul>
<li>Flora dan Fauna yang langka</li>
<li>Air tanah dan juga udara agar tidak terjadi pencemaran yang dapat mengganggu bahakan merusak suatu ekosistem</li>
</ul>
<p>Oleh karena itu, penerapan semua peraturan pemerintah dan undang – undang yang berlaku mutlak dilaksanakan oleh pemerintah. Didalam pengembangan pariwisata harus merupakan pengembangan yang berncana secara menyeluruh, sehingga dapat diperoleh manpaat yang optimal bagi masyarakat, baik dari segi ekonomi, sosial dan kultural. Perencanaan tersebut harus mengintegrasikan pengembangan pariwisata kedalam suatu program pembangunan ekonomi, fisik, dan sosial dari suatu negara. Disamping itu, rencana tersebut harus mampu memberikan kerangka kerja kebijakan pemerintah, untuk mendorong dan mengendalikan pengembangan pariwisata.</p>
<p>Peranan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata dalam garis besarnya adalah menyediakan infrastruktur ( tidak hanya bentuk fisik ), memperluas berbagai fasilitas, kegiatan koordinasi antara aparatur pemerintah dengan pihak wisata, pengaturan dan promosi umum keluar negeri. Tidak dapat dipungkiri bahwa hampir diseluruh daerah Indonesia terdapat potensi pariwisata, maka yang diperhatikan adalah saran transportasi, keadaan infrastruktur dan sarana – sarana pariwisata.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerjaya.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerjaya.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerjaya.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerjaya.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerjaya.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerjaya.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerjaya.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerjaya.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerjaya.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerjaya.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerjaya.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerjaya.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerjaya.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerjaya.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerjaya.wordpress.com&amp;blog=3529145&amp;post=159&amp;subd=noerjaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerjaya.wordpress.com/2011/08/25/kebijakan-pemerintah-dalam-bidang-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8583b5c1509b208e1014f2518c47dfb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">noerjaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peranan IT dalam bidang pariwisata</title>
		<link>http://noerjaya.wordpress.com/2011/08/25/peranan-it-dalam-bidang-pariwisata/</link>
		<comments>http://noerjaya.wordpress.com/2011/08/25/peranan-it-dalam-bidang-pariwisata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2011 11:48:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerjaya.wordpress.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini banyak negara  yang sangat bergantung pada industri pariwisata. Industri pariwisata ini adalah  sumber pajak dan pendapatan untuk perusahaan yang menjual jasa kepada wisatawan. Pariwisata adalah salah satu sumber penghasilan di Indonesia khususnya daerah Bali.  Jumlah wisatawan  yang datang ke Bali setiap tahunnya mengalami peningkatan. Wisatawan ini berasal dari Indonesia maupun mancanegara. Oleh karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerjaya.wordpress.com&amp;blog=3529145&amp;post=155&amp;subd=noerjaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini banyak negara  yang sangat bergantung pada industri pariwisata. Industri pariwisata ini adalah  sumber pajak dan pendapatan untuk perusahaan yang menjual jasa kepada wisatawan. Pariwisata adalah salah satu sumber penghasilan di Indonesia khususnya daerah Bali.  Jumlah wisatawan  yang datang ke Bali setiap tahunnya mengalami peningkatan. Wisatawan ini berasal dari Indonesia maupun mancanegara.</p>
<p>Oleh karena itu pengembangan industri pariwisata ini adalah salah satu strategi yang dipakai oleh Organisasi Non-Pemerintah untuk mempromosikan wilayah tertentu sebagai daerah wisata untuk meningkatkan perdagangan melalui penjualan barang dan jasa kepada orang wisatawan asing maupun wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali.</p>
<p><span id="more-155"></span>Salah satu pemanfaatan TIK ini adalah dengan menggunakan internet.  Internet tidak semata-mata hanya merupakan temuan teknologi belaka, tetapi juga merupakan guru untuk mendidik manusia menemukan berbagai informasi (termasuk informasi pariwisata) yang diinginkannya, sehingga membuat hidup jauh lebih mudah . Wisatawan kini tidak sabar menunggu informasi yang biasanya diberikan melalui biro jasa perjalanan ataupun organisasi lainnya. Mereka lebih senang mencari sendiri apa yang ada di benaknya sehingga mampu meyakinkan bahwa produk yang dipilihnya adalah yang terbaik.</p>
<p>Dengan adanya internet, informasi yang dibutuhkan untuk suatu perjalanan wisata tersedia terutama dalam bentuk World Wide Web atau Web. Konsumen sekarang dapat langsung berhubungan dengan sumber informasi tanpa melalui perantara. Haruslah diyakini bahwa Web adalah saluran ideal dan alat yang ampuh untuk mempromosikan daerah tujuan wisata, dengan biaya yang sangat murah. Namun dalam berkompetisi ini yang harus diperhatikan, karena merupakan senjata utama kita, adalah kualitas dari informasi itu sendiri. Karena wisatawan akan mendasarkan keputusannya untuk mengunjungi suatu DTW atau obyek wisata hanya kepada berbagai informasi yang tersedia untuk mereka di Web. Sekali mereka mendapat informasi yang keliru maka keunggulan teknologi ini akan menjadi tidak ada gunanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerjaya.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerjaya.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerjaya.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerjaya.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerjaya.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerjaya.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerjaya.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerjaya.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerjaya.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerjaya.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerjaya.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerjaya.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerjaya.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerjaya.wordpress.com/155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerjaya.wordpress.com&amp;blog=3529145&amp;post=155&amp;subd=noerjaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerjaya.wordpress.com/2011/08/25/peranan-it-dalam-bidang-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8583b5c1509b208e1014f2518c47dfb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">noerjaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Port Logic Dan Fungsinya</title>
		<link>http://noerjaya.wordpress.com/2010/11/04/macam-macam-port-logic-dan-fungsinya/</link>
		<comments>http://noerjaya.wordpress.com/2010/11/04/macam-macam-port-logic-dan-fungsinya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 14:55:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerjaya.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerjaya.wordpress.com&amp;blog=3529145&amp;post=121&amp;subd=noerjaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah <strong><em>port</em></strong> adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Port dapat dikenali dengan angka 16-Bit (dua byte) yang disebut dengan <strong>Port Number</strong> dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport apa yang digunakan, ke dalam <strong>Port TCP</strong> dan <strong>Port UDP</strong>. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-121"></span></p>
<p>Dilihat dari penomorannya, port UDP dan TCP dibagi menjadi tiga jenis, yakni sebagai berikut:</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;"><strong><em>Well-known Port</em></strong>: yang pada awalnya berkisar antara 0      hingga 255 tapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port      number yang termasuk ke dalam well-known port, selalu merepresentasikan      layanan jaringan yang sama, dan ditetapkan oleh Internet Assigned Number      Authority (IANA). Beberapa di antara port-port yang berada di dalam range      Well-known port masih belum ditetapkan dan direservasikan untuk digunakan      oleh layanan yang bakal ada di masa depan. <em>Well-known port</em> didefinisikan      dalam RFC 1060.</li>
</ul>
<ul>
<li style="text-align:justify;"><strong><em>Registered Port</em></strong>: Merupakan Port-port yang digunakan oleh      vendor-vendor komputer atau jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi      dan sistem operasi yang mereka buat. Registered port juga diketahui dan      didaftarkan oleh IANA tapi tidak dialokasikan secara permanen, sehingga      vendor lainnya dapat menggunakan port number yang sama. Range      registered port berkisar dari 1024 hingga 49151 dan beberapa port di      antaranya adalah <em>Dynamically Assigned Port</em>.</li>
</ul>
<ul>
<li style="text-align:justify;"><strong><em>Dynamically Assigned Port</em></strong>:      merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem operasi atau aplikasi yang      digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan kebutuhan.      Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat      digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.</li>
</ul>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="600" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="50" valign="top">
<p style="text-align:left;"><strong>Port</strong></p>
</td>
<td style="text-align:left;" width="106" valign="top"><strong>Jenis Port</strong></td>
<td style="text-align:left;" width="96" valign="top"><strong>Keyword</strong></td>
<td style="text-align:justify;" width="348" valign="top">
<p style="text-align:left;"><strong>Digunakan oleh</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>20</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">ftp-data</td>
<td width="348" valign="top">File Transfer protocol (default   data)</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>21</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">ftp</td>
<td width="348" valign="top">File Transfer protocol   (control),connection dialog</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>23</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">telnet</td>
<td width="348" valign="top">telnet</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>25</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">smtp</td>
<td width="348" valign="top">Simple Mail Transfer   Protocol  alias = mail</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>53</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">domain</td>
<td width="348" valign="top">Domain Name System Server</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>67</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">bootpc</td>
<td width="348" valign="top">DHCP/BOOTP Protocol Server</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>68</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">bootpc</td>
<td width="348" valign="top">DHCP/BOOTP Protocol Server</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>69</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">tftp</td>
<td width="348" valign="top">Trivial File Transfer Protocol</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>80</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">www</td>
<td width="348" valign="top">World Wide Web HTTP</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>110</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">pop3</td>
<td width="348" valign="top">PostOfficerotocolversion3(POP3);alias=postoffice</td>
</tr>
<tr>
<td width="50" valign="top"><strong>123</strong></td>
<td width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">ntp</td>
<td width="348" valign="top">Network Time Protocol; alias =   ntpd ntp</td>
</tr>
<tr>
<td style="text-align:justify;" width="50" valign="top"><strong>220</strong></td>
<td style="text-align:justify;" width="106" valign="top">TCP, UDP</td>
<td width="96" valign="top">
<p style="text-align:justify;">imap3</p>
</td>
<td width="348" valign="top">Interactive Mail Access Protocol   versi 3</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;">Berikut Ini Adalah Beberapa Contoh Dari Welknown Yang Sering kali Kita Gunakan  Port Beserta Dengan Fungsi Port-Port tersebut :</p>
<p style="text-align:justify;">-          <strong>FTP</strong> (singkatan dari <em>File Transfer Protocol</em>) adalah sebuah protokol Internetyang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (<em>file</em>) computer antar mesin-mesin dalam sebuah<em>internetwork</em></p>
<p>-          <strong>SMTP</strong> (<em>Simple Mail Transfer Protocol</em>) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.</p>
<p>-          <strong>HTTP</strong> (<strong><em>Hypertext Transfer Protocol</em></strong>, lebih sering terlihat sebagai<strong><em>http</em></strong>) adalah protocol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam<em>World Wide Web</em> (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.</p>
<p>-          <strong>POP3</strong> (<em>Post Office Protocol version 3</em>) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email.</p>
<p>-          <strong>IMAP</strong> (<em>Internet Message Access Protocol</em>) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada.</p>
<p>Pada terminologi komputer ada dua jenis Port yaitu :</p>
<ul>
<li>Port Fisik,adalah soket/ slot / colokan yang ada di belakang CPU      sebagai penghubung peralatan input-output komputer, misalnya PS2 Port yang      digunakan oleh Mouse dan Keyboard, USB Port atau Paralel Port.</li>
<li>Port Logika (non fisik),adalah port yang di gunakan oleh aplikasi      sebagai jalur untuk melakukan koneksi dengan komputer lain mealalui      teknologi TCP/IP, tentunya termasuk koneksi internet.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Yang akan dibahas pada artikel ini adalah port logika, berikut macam-macam portnya :</p>
<ol>
<li>1-19, berbagai protokol, Sebagian banyak port ini tidak begitu di perlukan namun tidak dapat diganggu. Contohnya layanan echo (port 7) yang tidak boleh dikacaukan dengan program ping umum.</li>
<li>20 – FTP-DATA. “Active” koneksi FTP menggunakan dua port: 21 adalah port kontrol, dan 20 adalah tempat data yang masuk. FTP pasif tidak menggunakan port 20 sama sekali.</li>
<li>21 – Port server FTP yang digunakan oleh <em>File Transfer Protocol</em>. Ketika seseorang mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi melalui port 21.</li>
<li>22 – SSH (Secure Shell), Port ini ini adalah port standar untuk SSH, biasanya diubah oleh pengelola server untuk alasan keamanan.</li>
<li>23 – Telnet server. Jika anda menjalankan server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan server telnet.</li>
<li>25 – SMTP, <em>Simple Mail Transfer Protocol</em>, atau port server mail, merupakan port standar yang digunakan dalam komunikasi pengiriman email antara sesama SMTP Server.</li>
<li>37 – Layanan Waktu, port built-in untuk layanan waktu.</li>
<li>53 – DNS, atau <em>Domain Name Server</em> port. Name Server menggunakan port ini, dan menjawab pertanyaan yang terkait dengan penerjamahan nama domain ke IP Address.</li>
<li>67 (UDP) – BOOTP, atau DHCP port (server). Kebutuhan akan <em>Dynamic Addressing</em> dilakukan melalui port ini.</li>
<li>68 (UDP) – BOOTP, atau DHCP port yang digunakan oleh client.</li>
<li>69 – tftp, atau <em>Trivial File Transfer Protocol</em>.</li>
<li>79 – Port Finger, digunakan untuk memberikan informasi tentang sistem, dan login pengguna.</li>
<li>80 – WWW atau HTTP port server web. Port yang paling umum digunakan di Internet.</li>
<li>81 – Port Web Server Alternatif, ketika port 80 diblok maka port 81 dapat digunakan sebagai port altenatif untuk melayani HTTP.</li>
<li>98 – Port Administrasi akses web Linuxconf port.</li>
<li>110 – POP3 Port, alias <em>Post Office Protocol</em>, port server pop mail. Apabila anda mengambil email yang tersimpan di server dapat menggunakan teknologi POP3 yang berjalan di port ini.</li>
<li>111 – sunrpc (<em>Sun Remote Procedure Call</em>) atau portmapper port. Digunakan oleh NFS (Network File System), NIS (Network Information Service), dan berbagai layanan terkait.</li>
<li>113 – identd atau auth port server. Kadang-kadang diperlukan, oleh beberapa layanan bentuk lama (seperti SMTP dan IRC) untuk melakukan validasi koneksi.</li>
<li>119 – NNTP atau Port yang digunakan oleh <em>News Server</em>, sudah sangat jarang digunakan.</li>
<li>123 – <em>Network Time Protocol</em> (NTP), port yang digunakan untuk sinkronisasi dengan server waktu di mana tingkat akurasi yang tinggi diperlukan.</li>
<li>137-139 – NetBIOS (SMB).</li>
<li>143 – IMAP, <em>Interim Mail Access Protocol</em>. Merupakan aplikasi yang memungkinkan kita membaca e-mail yang berada di server dari komputer di  rumah / kantor kita, protokol ini sedikit berbeda dengan POP.</li>
<li>161 – SNMP, <em>Simple Network Management Protocol</em>. Lebih umum digunakan di router dan switch untuk memantau statistik dan tanda-tanda vital (keperluan monitoring).</li>
<li>177 – XDMCP, <em>X Display Management Control Protocol</em> untuk sambungan<em>remote</em> ke sebuah X server.</li>
<li>443 – HTTPS, HTTP yang aman (WWW) protokol di gunakan cukup lebar.</li>
<li>465 – SMTP atas SSL, protokol server email</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerjaya.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerjaya.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerjaya.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerjaya.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerjaya.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerjaya.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerjaya.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerjaya.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerjaya.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerjaya.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerjaya.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerjaya.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerjaya.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerjaya.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerjaya.wordpress.com&amp;blog=3529145&amp;post=121&amp;subd=noerjaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerjaya.wordpress.com/2010/11/04/macam-macam-port-logic-dan-fungsinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8583b5c1509b208e1014f2518c47dfb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">noerjaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Steganografi</title>
		<link>http://noerjaya.wordpress.com/2010/10/15/steganografi/</link>
		<comments>http://noerjaya.wordpress.com/2010/10/15/steganografi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2010 05:10:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noerjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://noerjaya.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Stegonografi Herodotus adalah seorang sejarawan Yunani pertama yang menulis tentang steganografi, yaitu ketika seorang raja kejam Yunani bernama Histaeus dipenjarakan oleh Raja Darius di Susa pada abad ke-5 sebelum Masehi. Histaeus harus mengirim pesan rahasia kepada anak laki-lakinya, Aristagoras di Militus. Ia menulis pesan dengan cara menato pesan pada kulit kepala seorang budak. Ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerjaya.wordpress.com&amp;blog=3529145&amp;post=62&amp;subd=noerjaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<div>
<h6 style="padding-left:30px;"><span style="color:#cc0000;"><a href="http://noerjaya.files.wordpress.com/2010/10/steganografi.jpg"><img class="size-medium wp-image-114 alignright" title="ilustrasi steganografi" src="http://noerjaya.files.wordpress.com/2010/10/steganografi.jpg?w=300&#038;h=192" alt="" width="300" height="192" /></a>Sejarah Stegonografi</span></h6>
<p>Herodotus adalah seorang sejarawan Yunani pertama yang menulis tentang steganografi, yaitu ketika seorang raja kejam Yunani bernama Histaeus dipenjarakan oleh Raja Darius di Susa pada abad ke-5 sebelum Masehi. Histaeus harus mengirim pesan rahasia kepada anak laki-lakinya, Aristagoras di Militus. Ia menulis pesan dengan cara menato pesan pada kulit kepala seorang budak. Ketika rambut budak itu mulai tumbuh, Histaeus mengutus budak itu ke Militus untuk mengirim pesan dikulit kepalanya tersebut kepada Aristagoras.</p>
<p>Cerita lain yang ditulis oleh heredotus, yaitu Demeratus, mengisahkan seorang Yunani yang akan mengabarkan berita kepada Sparta bahwa Xerxes bermaksud menyerbu Yunani. Agar tidak diketahui pihak Xerxes, Demaratus menulis pesan dengan cara mengisi tabung kayu dengan lilin dan menulis pesan dengan cara mengukirnya pada bagian bawah kayu. Papan kayu tersebut dimasukkan kedalam tabung kayu, kemudian tabung.kayu.ditutup.kembali.dengan.lilin.</p>
<p><span id="more-62"></span></p>
<p>Teknik steganografi yang lain adalah tinta yang tak terlihat. Teknik ini kali pertama digunakan pada zaman Romawi kuno, yaitu dengan menggunakan air sari buah jeruk, urin, atau susu sebagai tinta untuk menulis pesan. Cara membacanya adalah dengan dipanaskan diatas nyala lilin. Tinta yang sebelumnya tidak terlihat, ketika terkena panas akan berangsur-angsur menjadi gelap sehingga pesan dapat dibaca. Teknik ini juga pernah digunakan pada Perang Dunia II. Pada masa lampau steganografi sudah dipakai untuk berbagai kebutuhan, seperti kepentingan politik, militer diplomatik, serta untuk kepentingan pribadi, yaitu alat komunikasi pribadi.</p>
<p>Pada Perang Dunia II, Jerman menggunakan microdots untuk berkomunikasi. Penggunaan teknik ini biasa digunakan pada microfilm chip yang harus diperbesar sekitar 200 kali. Dalam hal ini Jerman menggunakan steganografi untuk kebutuhan perang sehingga pesan rahasia strategi atau apapun tidak bisa diketahui oleh pihak lawan. Teknologi yang digunakan dalam hal ini adalah teknologi baru yang pada saat itu belum bisa digunakan oleh pihak lawan. Selain Jerman pada Perang Dunia II, Amerika Serikat menggunakan suku Indian Navajo sebagai media untuk berkomunikasi. Dalam hal ini Amerika Serikat menggunakan teknologi kebudayaan sebagai suatu alat dalam steganografi. Teknologi kebudayaan ini tidak diketahui atau dimiliki pihak lawan, kecuali oleh Amerika Serikat.</p>
<p>Dari catatan sejarah dan contoh-contoh steganografi konvensional tersebut, kita dapat melihat bahwa semua teknik steganografi konvensional selalu berusaha merahasiakan pesan dengan cara menyembunyikan, mengkamuflase ataupun menyamarkan pesan.</p>
<p>Sejak 1 Januari 2000 Indonesia dan Negara anggota World Trade Organization telah menerapkan perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Indonesia juga termasuk salah satu negara penanda tangan persetujuan TRIPs (Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights) pada 1994. Namun demikian, di Indonesia tetap saja banyak beredar barang-barang bajakan, berupa compact disc (baik berisi program aplikasi kantor, permainan, lagu, film, dan sebagainya), kaset audio, dan media elektronik lain. Barang-barang bajakan ini telah banyak digunakan sebagai media pendistribusi yang berisi informasi, khususnya yang diperoleh dari penyadapan saluran komunikasi data melalui internet.</p>
<h6 style="padding-left:30px;"><span style="color:#cc0000;">Apa itu Steganografi??</span></h6>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Steganografi</strong> adalah seni dan ilmu menulis atau menyembunyikan pesan tersembunyi dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia. Sebaliknya, kriptografi menyamarkan arti dari suatu pesan, tapi tidak menyembunyikan bahwa ada suatu pesan. Kata steganografi (steganografi) berasal dari bahasa Yunani <em>steganos</em>, yang artinya “tersembunyi atau terselubung”, dan <em>graphein</em>, “menulis”.</p>
<p>Kini, istilah steganografi termasuk penyembunyian data digital dalam file-file komputer. Contohnya, si pengirim mulai dengan file gambar biasa, lalu mengatur warna setiap pixel ke-100 untuk menyesuaikan suatu huruf dalam alphabet (perubahannya begitu halus sehingga tidak ada seorangpun yang menyadarinya jika ia tidak benar-benar memperhatikannya).</p>
<p>Pada umumnya, pesan steganografi muncul dengan rupa lain seperti gambar, artikel, daftar belanjaan, atau pesan-pesan lainnya. Pesan yang tertulis ini merupakan tulisan yang menyelubungi atau menutupi. Contohnya, suatu pesan bisa disembunyikan dengan menggunakan tinta yang tidak terlihat diantara garis-garis yang kelihatan. Teknik steganografi meliputi banyak sekali metode komunikasi untuk menyembunyikan pesan rahasia (teks atau gambar) di dalam file-file lain yang mengandung teks, image, bahkan audio tanpa menunjukkan ciri-ciri perubahan yang nyata atau terlihat dalam kualitas dan struktur dari file semula. Metode ini termasuk tinta yang tidak tampak, microdots, pengaturan kata, tanda tangan digital, jalur tersembunyi dan komunikasi spektrum lebar. Tujuan dari steganografi adalah merahasiakan atau menyembunyikan keberadaan dari sebuah pesan tersembunyi atau sebuah informasi. Dalam prakteknya kebanyakan diselesaikan dengan membuat perubahan tipis terhadap data digital lain yang isinya tidak akan menarik perhatian dari penyerang potensial, sebagai contoh sebuah gambar yang terlihat tidak berbahaya. Perubahan ini bergantung pada kunci (sama pada kriptografi) dan pesan untuk disembunyikan. Orang yang menerima gambar kemudian dapat menyimpulkan informasi terselubung dengan cara mengganti kunci yang benar ke dalam algoritma yang digunakan.</p>
<p>Pada metode steganografi cara ini sangat berguna jika digunakan pada cara steganografi komputer karena banyak format file digital yang dapat dijadikan media untuk menyembunyikan pesan. Format yang biasa digunakan diantaranya:</p>
<ul>
<li>Format image : bitmap (bmp), gif, pcx, jpeg, dll.</li>
<li>Format audio : wav, voc, mp3, dll.</li>
<li>Format lain : teks file, html, pdf, dll.</li>
</ul>
<p>Kelebihan steganografi daripada kriptografi adalah pesan-pesannya tidak menarik perhatian orang lain. Pesan-pesan berkode dalam kriptografi yang tidak disembunyikan, walaupun tidak dapat dipecahkan, akan menimbulkan kecurigaan. Seringkali, steganografi dan kriptografi digunakan secara bersamaan untuk menjamin keamanan pesan rahasianya.</p>
<p>Sebuah pesan steganografi (plaintext), biasanya pertama-tama dienkripsikan dengan beberapa arti tradisional, yang menghasilkan ciphertext. Kemudian, covertext dimodifikasi dalam beberapa cara sehingga berisi ciphertext, yang menghasilkan stegotext. Contohnya, ukuran huruf, ukuran spasi, jenis huruf, atau karakteristik covertext lainnya dapat dimanipulasi untuk membawa pesan tersembunyi; hanya penerima (yang harus mengetahui teknik yang digunakan) dapat membuka pesan dan mendekripsikannya.</p>
<h6 style="padding-left:30px;"><span style="color:#cc0000;">Metode Steganografi</span></h6>
<p>Kebanyakan algoritma steganografi menggunakan sebuah kombinasi dari bidang jenis teknik untuk melakukan sebuah tugas dalam penyelubungan pesan rahasia dalam sebuah selubung file. Sebuah program steganografi dibutuhkan untuk melakukan hal-hal berikut (baik implisit melalui suatu perkiraan maupun eksplisit melalui sebuah perhitungan), menemukan kelebihan bits dalam selubung file yang dapat digunakan untuk menyelubungi pesan rahasia didalamnya, memilih beberapa diantaranya untuk digunakan dalam menyelubungi data dan penyelubungan data dalam bits dipilih sebelumnya. Ada empat jenis metode Steganografi, yaitu :</p>
<p><span style="color:#cc0000;">Least Significant Bit Insertion (LSB)</span></p>
<p><span style="color:#cc0000;"> </span>Metode yang digunakan untuk menyembunyikan pesan pada media digital tersebut berbeda-beda. Contohnya pada file image, pesan dapat disembunyikan dengan menggunakan cara menyisipkannya pada bit rendah atau bit yang paling kanan (LSB) pada data pixel yang menyusun file tersebut. Seperti kita ketahui untuk file bitmap 24 bit maka setiap pixel (titik) pada gambar tersebut terdiri dari susunan tiga warna merah, hijau dan biru (RGB) yang masing-masing disusun oleh bilangan 8 bit (byte) dari 0 sampai 255 atau dengan format biner 00000000 sampai 11111111. Dengan demikian pada setiap pixel file bitmap 24 bit kita dapat menyisipkan 3 bit data.</p>
<p>Kekurangan dari LSB Invertion : Dapat diambil kesimpulan dari contoh 8 bit pixel, menggunakan LSB Insertion dapat secara drastis merubah unsur pokok warna dari pixel. Ini dapat menunjukkan perbedaan yang nyata dari cover image menjadi stego image, sehingga tanda tersebut menunjukkan keadaan dari steganografi. Variasi warna kurang jelas dengan 24 bit image, bagaimanapun file tersebut sangatlah besar. Antara 8 bit dan 24 bit image mudah diserang dalam pemrosesan image, seperti cropping (kegagalan) dan compression (pemampatan). Keuntungan dari LSB Insertion : Keuntungan yang paling besar dari algoritma LSB ini adalah cepat dan mudah. Dan juga algoritma tersebut memiliki software steganografi yang mendukung dengan bekerja diantara unsur pokok warna LSB melalui manipulasi pallete (lukisan).</p>
<p><span style="color:#cc0000;">Algorithms and Transformation</span></p>
<p>Algoritma compression adalah metode steganografi dengan menyembunyikan data dalam fungsi matematika. Dua fungsi tersebut adalah Discrete Cosine Transformation (DCT) dan Wavelet Transformation. Fungsi DCT dan Wavelet yaitu mentransformasi data dari satu tempat (domain) ke tempat (domain) yang lain. Fungsi DCT yaitu mentransformasi data dari tempat spatial (spatial domain) ke tempat frekuensi (frequency domain).</p>
<p><span style="color:#cc0000;">Redundant Pattern Encoding</span></p>
<p><span style="color:#cc0000;"> </span>Redundant Pattern Encoding adalah menggambar pesan kecil pada kebanyakan gambar. Keuntungan dari metode ini adalah dapat bertahan dari cropping (kegagalan), kerugiannya yaitu tidak dapat menggambar pesan yang lebih besar.</p>
<p><span style="color:#cc0000;">Spread Spectrum method</span></p>
<p>Spread Spectrum steganografi terpencar-pencar sebagai pesan yang diacak (encrypt) melalui gambar (tidak seperti dalam LSB). Untuk membaca suatu pesan, penerima memerlukan algoritma yaitu crypto-key dan stego-key. Metode ini juga masih mudah diserang yaitu penghancuran atau pengrusakan dari kompresi dan proses image (gambar).</p>
<h6 style="padding-left:30px;"><span style="color:#cc0000;">Steganalisis dan Stegosystem</span></h6>
<p>Seperti Kriptografi dan Kriptanalisis, Steganalisis didefinisikan sebagai suatu seni dan ilmu dalam mendeteksi informasi tersembunyi. Sebagai tujuan dari steganografi adalah untuk merahasiakan keberadaan dari sebuah pesan rahasia, satu keberhasilan penyerangan pada sebuah sistem steganografi terdiri dari pendeteksian bahwa sebuah file yang diyakini berisikan data terselubung. Seperti dalam Kriptanalisis diasumsikan bahwa sistem steganografi telah diketahui oleh si penyerang dan maka dari itu keamanan dari sistem steganografi bergantung hanya pada fakta bahwa kunci rahasia tidak diketahui oleh si penyerang.</p>
<p>Stegosystem disini berisi tentang penyerangan-penyerangan yang dilakukan terhadap suatu sistem steganografi, sebuah perbedaan penting harus dibuat diantara penyerangan-penyerangan pasif dimana penyerang hanya dapat memotong data dan penyerangan-penyerangan aktif dimana penyerang juga dapat memanipulasi data. Pada gambar dibawah ini menunjukkan sebuah diagram untuk menjelaskan sistem stego. Lingkaran-lingkaran menunjukkan tempat-tempat penyerang yang berpotensi memiliki jalan masuk ke satu atau lebih dari tempat-tempat tersebut akibat penyerangan-penyerangan yang berbeda jenis, dan juga berfungsi untuk melakukan sebuah penyerangan aktif. Jika lingkaran tidak terisi, penyerang hanya dapat melakukan penyerangan pasif yaitu menghalangi memotong data.</p>
<p>Penyerangan-penyerangan berikut memungkinkan dalam model dari stegosistem ini :</p>
<ul>
<li>Stego-Only-Attack (Penyerangan hanya Stego).Penyerang telah menghalangi stego data dan dapat menganalisisnya.</li>
<li>Stego-Attack (Penyerangan Stego). Pengirim telah menggunakan cover yang sama berulangkali untuk data terselubung. Penyerang memiliki file stego yang berasal dari cover file yang sama. Dalam setiap file-file stego tersebut, sebuah pesan berbeda disembunyikan.</li>
<li>Cover-Stego-Attack (Penyerangan selubung Stego). Penyerang telah menghalangi file stego dan mengetahui cover file mana yang digunakan untuk menghasilkan file stego ini. Ini menyediakan sebuah keuntungan melalui penyerangan stego-only untuk si penyerang.</li>
<li>Manipulating the stego data (Memanipulasi data stego).Penyerang memiliki kemampuan untuk memanipulasi data stego. Jika penyerang hanya ingin menentukan sebuah pesan disembunyikan dalam file-stego ini, biasanya ini tidak memberikan sebuah keuntungan tapi memiliki kemampuan dalam memanipulasi data stego yang berarti bahwa si penyerang mampu memindahkan pesan rahasia dalam data stego (jika ada).</li>
<li>Manipulating the cover data (Memanipulasi data terselubung). Penyerang dapat memanipulasi data terselubung dan menghalangi hasil data stego. Ini dapat membuat tugas dalam menentukan apakah data stego berisikan sebuah pesan rahasia lebih mudah bagi si penyerang.</li>
</ul>
<h6 style="padding-left:30px;"><span style="color:#cc0000;">Kriteria Steganografi yang Bagus</span></h6>
<p>Penyembunyian data rahasia ke dalam citra digital akan mengubah kualitas citra tersebut. Kriteria yang harus diperhatikan dalam penyembunyian data adalah :</p>
<ul>
<li>Fidelity. Mutu citra penampung tidak jauh berubah. Setelah penambahan data rahasia, citra hasil steganografi masih terlihat dengan baik. Pengamat tidak mengetahui kalau di dalam citra tersebut terdapat data rahasia.</li>
<li>Rohustmsx. Data yang disembunyikan harus tahan (robust) terhadap berbagai operasi manipulasi yang dilakukan pada citra penampung, seperti pengubahan kontras, penajaman, pemampatan, rotasi, perbesaran gambar, pemotongan (cropping), enkripsi, dan sebagainya. Bila pada citra penampung dilakukan operasi-operasi pengolahan citra tersebut, maka data yang disembunyikan seharusnya tidak rusak (tetap valid jika diekstraksi kembali).</li>
<li>Recovery. Data yang disembunyikan harus dapat diungkapkan kembali (reveal). Karena tujuan stenografi adalah data hiding, maka sewaktu-waktu data rahasia di dalam citra penampung harus dapat diambil kembali untuk digunakan lebih lanjut.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color:#cc0000;">Teknik Penyembunyian Data</span></p>
<p>Penyembunyian data dilakukan dengan mengganti bit-bit data di dalam segmen citra dengan bit-bit rahasia. Hingga saat ini sudah banyak dikemukakan oleh para ilmuwan metode-metode penyembunyian data. Metode yang paling sederhana adalah metode modifikasi LSB (Least Significant Bit). Pada susunan bit di dalam sebuah byte (1 byte = 8 bit), ada bit yang paling berarti (least significant bit atau LSB) dan bit yang paling kurang berarti (least significant bit atau LSB). Sebagai ilustrasi, di bawah ini dijelaskan metode modifikasi LSB untuk menyisipkan watermark (tanda air) pada citra digital.</p>
<p>Misalnya pada byte 11010010, bit 1 yang pertama (digaris bawahi) adalah bit LSB dan bit 0 yang terakhir (digaris bawahi) adalah bit LSB. Bit yang cocok untuk diganti adalah bit LSB, sebab penggantian hanya mengubah nilai byte tersebut satu lebih tinggi atau satu lebih rendah dari nilai sebelumnya. Misalkan byte tersebut di dalam gambar menyatakan warna tertentu, maka perubahan satu bit LSB tidak mengubah warna tersebut secara berarti. Lagi pula, dan ini keuntungan yang dimanfaatkan, mata manusia tidak dapat membedakan perubahan warna yang kecil. Misalkan segmen piksel-piksel citra sebelum penambahan bit-bit watermark adalah:</p>
<p>00110011 10100010 11100010 01101111</p>
<p>misalkan data rahasia (yang telah dikonversi ke system biner) adalah 0111. Setiap bit dari watermark menggantikan posisi LSB dari segmen data citra menjadi:</p>
<p>00110010 10100011 11100011 01101111</p>
<p>Untuk memperkuat penyembunyian data, bit-bit data tidak digunakan untuk mengganti byte-byte yang berurutan, namun dipilih susunan byte secara acak. Misalnya Jika terdapat 50 byte dan 6 bit data yang akan disembunyikan, maka byte yang diganti bit LSB-nya dipilih secara acak, misalkan byte nomor 36, 5, 21, 10, 18.</p>
<p><span style="color:#cc0000;">Ukuran Data Yang Disembunyikan</span></p>
<p>Ukuran data yang akan disembunyikan bergantung pada ukuran citra penampung. Pada citra 8-bit yang berukuran 256 x 256 piksel terdapat 65536 piksel, setiap piksel berukuran 1 byte. Setelah diubah menjadi citra 24-bit, ukuran data bitmap menjadi 65536 x 3 = 196608 byte. Karena setiap byte hanya bisa menyembunyikan satu bit di LSB-nya, maka ukuran data yang akan disembunyikan di dalam citra maksimum 196608/8 = 24576 byte. Ukuran data ini harus dikurangi dengan panjang nama berkas, karena penyembunyian data rahasia tidak hanya menyembunyikan isi data tersebut, tetapi juga nama berkasnya. Semakin besar data disembunyikan didalam citra, semakin besar pula kemungkinan data tersebut rusak akibat manipulasi pada citra penampung.</p>
<p><span style="color:#cc0000;">Teknik Pengungkapan Data</span></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p>Data yang disembunyikan di dalam citra dapat dibaca kembali dengan cara pengungkapan (reveal atau extraction). Posisi byte yang menyimpan bit data dapat diketahui dan bilangan acak yang dibangkitkan oleh PRNG (Pseudo Random Number Generator). Karena algoritma kriptografi yang digunakan menggunakan kunci pada proses enkripsi, maka kunci yang sama digunakan untuk membangkitkan bilangan acak. Bilangan acak yang dihasilkan sama dengan bilangan acak yang dipakai pada waktu penyembunyian data. Dengan demikian, bit-bit data rahasia yang bertaburan di dalam citra dapat dikumpulkan kembali</p>
<h5><span style="color:#cc0000;"><span style="color:#c40f0f;">Contoh Steganografi</span></span></h5>
<p>Contoh di bawah ini berbentuk sebuah tulisan yang mengantung arti dari nama Blog saya.<strong> </strong>Kita bisa lihat contoh dibawah ini, yaitu menggunakan huruf kapital. Jika kita teliti dalam menyimak pesan ini kita akan mendapatkan nama Blog yang saya gunakan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&#8220;semakiN hari ku semakin cinta denganmu, apa yang Orang katakan tentangmu ku tidak pErduli lagi, kau sungguh beRahga untukku, kau belahan  Jiwaku hAnya kau yang bisa membuat hatiku tenang, kau cahaYa hatiku hanya kau yang bisa meluluhkan hAtiku&#8221;</p>
<h5><span style="color:#cc0000;"><span style="color:#c40f0f;"><br />
</span></span></h5>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/noerjaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/noerjaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/noerjaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/noerjaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/noerjaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/noerjaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/noerjaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/noerjaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/noerjaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/noerjaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/noerjaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/noerjaya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/noerjaya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/noerjaya.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=noerjaya.wordpress.com&amp;blog=3529145&amp;post=62&amp;subd=noerjaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://noerjaya.wordpress.com/2010/10/15/steganografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8583b5c1509b208e1014f2518c47dfb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">noerjaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://noerjaya.files.wordpress.com/2010/10/steganografi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ilustrasi steganografi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
